RENCANA PEMASARAN USAHA

A.   Pengertian Sistem Informasi Pemasaran

Sistem informasi pemasaran jika didefinisikan dalam arti luas adalah kegiatan perseorangan dan organisasi yang memudahkan dan mempercepat hubungan pertukaran yang memuaskan dalam lingkungan yang dinamis melalui penciptaan, pendistribusian, promosi dan penentuan harga barang,jasa dan gagasan. Sistem informasi pemasaran selalu digunakan oleh bagian pemasaran dalam sebuah perusahaan untuk memasarkan produk-produk perusahaan tersebut. Sistem informasi ini merupakan gabungan dari keputusan yang berkaitan dengan unsur-unsur strategi pemasaran yaitu :

  •      Product (Produk)               :    Produk apa yang dibeli pelanggan untuk memuaskan                                                                       kebutuhannya.
  •       Promotion (Promosi)         :    Meningkatkan atau mendorong penjualan.
  •       Place (Tempat)                  :    Cara mendistribusikan produk secara fisik kepada                                                                           pelanggan melalui saluran distribusi.
  •      Price (Harga)                      :    Terdiri dari semua element yang berhubungan dengan                                                                     apa yang dibayar oleh pelanggan.


B.   Sistem Informasi Pemasaran Kebab Turki Baba Rafi

  1. Pemilik

a. Profil Pemilik

Pemilik Kebab Turki Baba Rafi adalah Hendy Setiono yang merupakan seorang pria kelahiran Surabaya, 30 Maret 1983.

b. Awal Usaha

Berawal saat Hendy Setiono berkunjung  ke Timur Tengah dan menemui banyak outlet yang menjual makanan khas Turki, yaitu kebab.  Dari situlah ia memperoleh ide untuk mengembangkan usaha Kebab Turki di Indonesia.

Awalnya ide bisnis pria mudah kelahiran tahun 1983 ini sempat ditentang oleh orang tuanya, tapi karena dia memiliki niat yang besar dan kerja keras yang tinggi memutuskan untuk tetap menjalankan bisnis ini. Bahkan demi menggeluti bisnis kebab ini, Hendy akhirnya menghentikan kuliahnya.

Sebuah keputusan yang sangat berani pastinya demi memulai sebuah bisnis melalui outlet yang cukup kecil, laki-laki yang masih muda tersebut memilih untuk menjalankan bisnisnya.

Perjalanan bisnisnya pun juga tidak langsung mulus begitu saja, suka duka berjualan kebab rafi juga sempat dia alami sendiri hingga akhinya 3-4 tahun kemudian dia berhasil memiliki beberapa outlet di beberapa tempat.

Usaha ini dimulai pada 2003 dengan membuka outlet pertamanya di Surabaya. Modal awal yang dikeluarkan oleh Hendy saat itu sebesar Rp 4 juta yang ia gunakan untuk membeli gerobak (counter) dan peralatan lainnya seperti kompor dan penggorengan. Namun setelah usahanya berkembang selama hampir 10 tahun, kini ia memiliki outlet  yang berjumlah 1020 pada tahun 2012, yang tersebar dari Indonesia hingga ke Malaysia dan Philipphines. Dapat dipastikan omset yang didapatkan setiap bulannya lebih dari 1 milyar.

  1. Produk

a. Pemberian Nama “Baba Rafi”

Menurut Hendi Setiyono nama Rafi sendiri diambil dari nama putera sulungnya yang bernama Rafi Darmawan, sedangkan baba dalam bahasa Arab artinya adalah ayah. Jadilah baba rafi = ayah rafi.

b. Macam-Macam Produk

Kebab original, kebab unyu, kebab piscok, chicken kebab, chicken kebab mini, chijeu kebab, patty burger,  chrispy burger, beef burger, double burger, chicken burger, syawarma, italian sausage, hotdog, canai original, canai cokelat, canai salad.

c. Harga

Harga yang ditawaran untuk setiap jenis kebab, jenis burger dan jenis canai sangat terjangkau dan memiliki harga yang berbeda. Kisaran Harga dimulai dari Rp. 6.500/bungkus  –  Rp. 11.500/bungkus.

3.Promosi

KTBR pertama kali dilakukan promosi atau dipasarkan dimulai pada  tahun 2003 dgn membuka outlet pertamanya di Surabaya. Modal awal yg dikeluarkan oleh Hendy saat itu sebesar Rp 4 juta yg ia gunakan untuk membeli gerobak (counter) dan peralatan lainnya seperti kompor dan penggorengan.

Kendala di awal usaha diakui oleh Hendy terletak pada sulitnya menjaga kualitas (standar) daging sapinya karena masih memproduksi sendiri.

Kini, bekerjasama dgn PT Belfoods Indonesia, Hendy tak perlu kuatir dgn produksi daging untuk kebab, karena sudah ditangani oleh ahlinya. Sebab PT Belfoods Indonesia telah memenuhi standar yg telah dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat-obatan dan makanan (BPOM) dan memiliki sertifikat MUI.

Untuk mendistribusikan daging yg telah diproduksi oleh PT Belfoods Indonesia, Hendy mendirikan sebuah warehouse yg ia bangun di kota-kota besar, seperti Surabaya, Malang, dan Semarang.

Melalui warehouse inilah kemudian daging yg dibutuhkan didistribusikan lagi ke outlet-outlet yg tersebar di sekitarnya. Pengiriman daging ini dilakukan seminggu dua kali atau tergantung kebutuhan.

4.Tempat

1000 outlet KTBR yang tersebar di 3 negara yaitu Indonesia, Filipina, dan Malaysia.

 

C.   Analisa Sistem Informasi Pemasaran Kebab Turki Baba Rafi

1. Produk

Produk yang disediakan dan ditawarkan oleh KTBR (Kebab Turki Baba Rafi) cukup berkualitas dengan olahan daging yang berasal dari PT. Belfoods Indonesia yang dimana perusahaan tersebut juga memiliki nama dalam memilih dan mengolah daging yang dimilikinya. Dan pembuatan kebab yang memiliki cita rasa seperti nuansa Timur Tengah membuat masyarakat tertarik untuk membelinya.

2.  Promosi

Dengan banyaknya outlet yang berdiri di kota-kota besar membuat masyarakat dengan mudah mendapatkan Kebab Turki ini. Dengan adanya website yang dimiliki Kebab Turki juga memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi mengenai jenis kebab yang disajikan oleh KTBR serta informasi mengenai alamat dan nomor telepon dari outlet-outlet sehingga pembeli dapat memesan melalui telepon atau dengan mendatangi alamat yang tertera pada website tersebut.

3. Tempat

Outlet-outlet yang tersebar di berbagai kota besa di Indonesia sudah cukup untuk memasarkan produk dari Kebab Turki Baba Rafi (KTBR). Dan juga outlet yang sudah tersebar di Negara Malysia dan Filiphina, sehingga memudahkan masyarakat untuk mencicipi kebab tersebut.

4. Harga

Harga yang ditawaran untuk setiap jenis kebab, burger maupun canai sangat terjangkau. Ini juga dapat menjadi daya tarik untuk pembeli karena hanya dengan harga yang terjangkau namun dapat mendapatkan kebab dan jenis lainnya dengan rasa yang enak.

 

D. Manajemen Bisnis

Hingga saat ini, PT. Baba Rafi Indonesia mengelola 470 outlet KTBR, 40 outlet Roti Maryam Aba Abi dan lebih dari 30 outlet Piramiza yang tersebar di seluruh Indonesia. Kantor pusatnya berada di Surabaya dan Jakarta. Omzet perbulannya kurang lebih 4 milyar. Adapun jumlah karyawan yang bekerja –umumnya bergelar sarjana—mencapai 700 orang, termasuk 200 orang sebagai manajemen inti. Hendy menyebut mereka sebagai SDM-SDM yang mempunyai beragam talenta dan kreativitas tinggi.

Kepiawaian Hendy dalam mengelola semua itu tentunya tidak lepas dari prinsip dan kiat manajemen bisnisnya. Remaja murah senyum itu merumuskannya dengan motto LATEM (kebalikan dari METAL) dan PISS. Berikut ini arti LATEM. L – Lihat peluang yang ada. A – Amati caranya dan lakukan. T – Tirukan cara yang mungkin dapat diadopsi. E – Evaluasi peluang itu. M – Modifikasi cara yang telah dipilih itu. PISS adalah  Positive thinking, Ikhtiar, Sedekah, dan Sukses.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s