MOTIVASI UNTUK BERWIRAUSAHA

Setiap tindakan selalu mempunyai motivasi yang melatarbelakanginya. Motivasi adalah kebutuhan, keinginan, dorongan, impuls. Motivasi seseorang tergantung kepada kekuatan motifnya. Motif dengan kekuatan sangat besar menentukan perilaku seseorang.

Jiwa wirausaha di Indonesia masih lemah ditunjukkan dari masih banyaknya angka pengangguran di Indonesia, terutama pengangguran terbuka pada penduduk yang mengenyam Pendidikan Tinggi. Logikanya, setelah mengenyam pendidikan tinggi, maka jiwa wirausaha mereka akan lebih terasah karena kognisi usaha yang makin berkembang seiring dengan makin tingginya jenjang pendidikan, sehingga kreativitas dan daya inovasinya juga makin tajam.
Hal yang diperlukan untuk mendorong tumbuh kembangnya jiwa kewirausahaan adalah modal, latar belakang keluarga, dan kepribadian individu, maka motivasi usaha yang kuat tertanam dalam jiwa individu merupakan syarat yang harus ada.
Kebanyakan orang yang berhasil di dunia ini mempunyai motivasi yang kuat yang mendorong tindakan-tindakan mereka. Mereka mengetahui dengan baik apa yang menjadi motivasinya dan memelihara motivasi tersebut dalam setiap tindakannya.
Motivasi dalam kewirausahaan meliputi motivasi yang diarahkan untuk mencapai tujuan kewirausahan, seperti tujuan yang melibatkan pengenalan dan eksploitasi terhadap peluang bisnis. Motivasi untuk mengembangkan usaha baru diperlukan bukan hanya oleh rasa percaya diri dalam hal kemampuannya untuk berhasil, namun juga oleh kemampuannya dalam mengakses informasi mengenai peluang kewirausahaan.

Ada lima kategori teori motivasi yaitu kebutuhan (needs), penguatan (reinforcement), keadilan (equity), harapan (expectancy), dan tujuan (goal).
Dari kelima teori tersebut maka teori expectancy dan teori goal merupakan model teori yang paling berpengaruh dalam motivasi kewirausahaan. Dalam teori expectancy tersedia kerangka kerja untuk memahami mengapa dan bagaimana beberapa orang memilih untuk menjadi wirausahawan. Sedangkan, Goal theory merupakan teori yang dapat diuji dalam memprediksi kinerja kewirausahaan. Dalam hal ini, wirausahawan yang memiliki tujuan yang lebih tinggi akan memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk menjadikan organisasi lebih mampu bertahan dan mampu tumbuh lebih besar dibandingkan dengan wirausahawan yang memiliki tujuan yang lebih rendah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s